Jumat, 27 Agustus 2010

Mimpi dan Impian


Sebenernya, apa sih hal yang selalu kita impikan?

Jaman kecil dulu aku pasti punya sesuatu hal yang membuat aku kepingin bangun besok pagi. konsep ini emang keliatan bodoh banget, tapi kadang-kadang hal ini ada benernya juga loh. Pernah suatu saat aku baca di majalah bahwa konsep ini bisa diibaratkan seperti ilustrasi di bawah ini.

“Seekor keledai pada hari itu tidak mau berjalan. Baru sebentar saja berjalan, ia beranjak diam lagi. Sang pemilik kebingungan, padahal ia butuh untuk bepergian. Akhirnya ia ikatkan sebatang wortel menggunakan kayu dan tali, dan ia letakkan beberapa sentimeter dari wajah si keledai. Si keledai akhirnya mau juga berjalan untuk mengejar wortel tersebut, karena ia lapar. Tapi setiap kali si keledai akan maju untuk menggigit wortel tersebut, si pemilik memajukan wortelnya beberapa senti lagi, sehingga si keledai terus berjalan mengejar wortel tersebut. Jika si keledai berhasil mendapat wortel tersebut, maka berakhirlah. Ia tidak punya tujuan lagi untuk berjalan. Sampai pada saatnya sang pemilik memiliki umpan baru lagi untuk digantung di depan wajah keledai itu.”

Begitulah, manusia seperti kita juga pasti punya mimpi. Anak TK bermimpi dibelikan mainan. Anak SD bermimpi dibelikan game. Anak SMP bermimpi dibelikan gadgets. Anak SMA bermimpi dibelikan motor. Anak kuliahan bermimpi punya mobil. Masuk kerja bermimpi punya suami. Udah punya suami bermimpi punya anak. Udah punya anak mimpi punya rumah. Udah punya rumah mimpi punya mobil. Udah punya mobil mimpi punya bisnis sendiri. Pokoknya teruus aja ngga ada habisnya.

Tapi buat aku, inilah yang bisa bikin kita hidup. Hidup dalam artian “hidup” yang sebenarnya. A passionate life. Kalau manusia udah nggak punya mimpi lagi, berarti udah saatnya dia buat pergi ke tingkat selanjutnya. Well, mungkin tipe orang seperti Soe Hok Gie-lah yang sedikit kurang beruntung. Karena saat dia masih punya banyak mimpi yang bergelora, malah saat itu juga ia pergi ke tingkat selanjutnya, meninggalkan mimpi-mimpinya menjadi mimpi-mimpi yang tak pernah terwujudkan.

Nah, moral of the story-nya adalah, wujudkan mimpi-mimpi kamu sebelum terlambat. Daripada misalnya mimpi pengen kawin tapi keburu mati, ntar kita bisa jadi arwah penasaran lagi, hiiy! Pokoknya sebisa mungkin lakukan apa yang kita bisa sebelum terlambat. Post ini bukan bermaksud untuk menceramahi loh, tapi malah aku bikin supaya aku sendiri inget sama mimpi-mimpiku yang masih belum terwujudkan.. Nah, sekarang ini, aku punya mimpi baru!

apa ituh???

Senin, 23 Agustus 2010

Meraih mimpi


Pernah denger orang bilang : ah..mimpi aja loe....
biasanya kita denger kata ini saat temen kita atau orng yang lagi ngobrol sama kita mengatakan dia punya keinginan yang sangat wahh.. keinginan yang sangat tinggi..

saya sendiri, klo di inget2 pernah beberapa kali mengucapkan kata.. aahh.. itu cuma mimppi..

tapiii... dengan adanya mimpi,kita punya suatu rencana,punya suatu keinginan yang harus kita wujutkan..
meskibun belum, setidaknya kita sudah berusaha..
alam sekitar kita akan membantu kita untuk dapat mencapai mimpi tersebut..

kalau dalam agama, berti harus berdo'a.. do'a yang jelas,yang detail,maunya apa..
dan Tuhan akan mengabulkan.
tapi... dengan syarat kita harus berusaha untuk mewujudkan mimpi kita tersebut..
dengan kata lain gak munkin kita memdapatkan apa yang kita inginkan hanya dengan berdo'a..


cotoh.. saya memasang gambar impian saya sebagai background di wall saya desktop komputer saya..
setiap saya nyalain komputer,mau turn opff komputer, pasti saya melihat gambar tersebut..
mengingatkan saya pada impian saya..

ketika saya menginginkan motor , saya pasang gambar impian saya..

kalau sekarang, desktop saya gambar di atas...???



yup.. saya sedang "bermimpi" agar memiliki rumah idaman saya..rumah dengan halaman luas..
karen dgn hobby saya bercocok tanam..
mungkin sekarang belum.. sssttttttttttt.......... siapa tau nanti bisa terwujut?
dengan kata lain dengan mimpi kita bisa lebih semangat..


lalu apakah kita perlu bermimpi?
apakah kita perlu meraih mimpi?

kan jawabanya ada pada diri anda sendiri...